Tips Menghilangkan Perut Kembung Pada Bayi

A.    Pendahuluan.
Cara mengatasi perut kembung pada bayi secara aman dan cepat. Bayi yang hadir menjadi permata keluarga. Dijaga ekstra ketat. Namun, walau penjagaan ketat, tetap saja bila si bayi sakit semua pada khawatir. bunda sekalian yang sudah jadi ayah dan bunda tentu cemas melihat bayi yang menangis lebih rewel lebih dari biasanya, perutnya terlihat membuncit dari kondisi normal dan tangis rewelnya seakan-akan mau bilang kalau si bayi lagi sedang merasakan tidak nyaman, sakit dan ada sesuatu yang membuatnya terus rewel. Bagi bunda, kenali ya gejala tersebut adalah gejala perut kembung pada bayi dan harus segera diatasi dengan baik. Perut kembung pada bayi terjadi disebabkan jumlah gas di dalam saluran pencernaan meningkat. bunda sekalian mengenalnya dengan istilah: kembung. Itu terjadi karena organ pencernaan bayi belum kuat hingga di bagian usus mudah menghasilkan gas. Tapi, sobat-sobat sekalian yang sudah menjadi ayah muda dan bunda muda tetap tenang, jangan panik ya.
B.     Cara Menghilangkan Perut Kembung Pada Bayi. 
Berikut ada beberapa cara mengatasi perut kembung pada bayi.
1.      Tepuk secara lembut bagian punggung bayi.
bunda perlu menepuk lembut punggung bayi selama 1 sampai 2 menit sampai si bayi mengeluarkan sendawa atau tertawa. Sebab, bayi umur 0-6 bulan nutrisi utamanya masih ASI, sehingga lambung pencernaan berisi susu bukan makanan lain yang berserat.
2.      Gosok pelan dan lembut bagian perut bayi.
Gosok atau lebih tepatnya pijat perut bayi dengan lembut, gunakan sedikit olesan minyak telon untuk menambah kehangatan pada bayi. Cara ini membantu mengatasi perut kembung bayi.
3.      Beri air hangat.
Beri minum bayi dengan sedikit air hangat. Ingat, sedikit saja ya. Di samping itu juga bisa memandikan bayi dengan air hangat-hangat kuku.
4.      Ajak bayi untuk berinteraksi.
Maksudnya mengajak bermain bayi, mengajaknya bercerita dan kegiatan menyenangkan agar bayi aktif dan ikut terlibat hingga bisa tertawa dan bersendawa. Ini akan membantu si bayi mengeluarkan gas di saat organ tubuhnya aktif.
5.      Hati-hati memberi bayi susu formula.
Tidak semua susu formula baik untuk bayi. bunda, periksa komposisi, tanggal kadaluarsa dan kecocokan untuk si bayi. Susu yang tidak cocok untuk pertumbuhan bayi bisa mengakibatkan perut kembung. Apalagi susu formula yang sudah kadaluwarsa sangat membahayakan kesehatan bayi. Oleh karena itu, umur bayi 0-1 hingga 2 tahun usahakan tetap memberikan ASI sebagai asupan nutrisi terbaik untuk si kecil.
C.     Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi Umur 1 Bulan.
Untuk bayi umur 1 bulan, tentu sedikit berbeda dengan bayi umur 1 bulan ke atas. Tapi secara umum hampir sama dengan cara penanganan di atas. Namun, untuk bayi umur 1 bulan harus super hati-hati. Sebab, bayi di umur 1 bulan masih rentan, mudah alergi dan organ-organ serta fungsi tubuh belum optimal. Jadi, bunda-bunda yang sudah menjadi ayah dan bunda, harus hati-hati mengatasi perut kembung bayi umur 1 tahun. Caranya di antaranya berikan ASI secara intensif, bundanya usahakan mengkonsumsi makanan bergizi tinggi dan memperlancar ASI serta mengusahakan bayi aktif.
Bagi bayi umur 6 bulan ke atas dan mulai belajar makan non ASI, usahakan bila terjangkit perut kembung diatasi dengan cara berikut :
1.      Buat posisi nyaman.
Atur sedemikian rupa agar posisi bayi baik dengan cara didudukkan atau berbaring dengan posisi telungkup. Cara ini untuk memudahkan bayi mengeluarkan udara dan gas dari saluran pencernaan.
2.      Oleskan balsam, minyak telon, minyak kayu putih atau penghangat tubuh bayi lainnya terutama di area perut, dada, dan punggung.
Bisa juga memanfaatkan botol atau kantong karet berisi air hangat yang ditempelkan ke perut anak agar hangat. Tapi harus diatur suhu kehangatannya jangan melebihi daya tahan bayi, harus benar-benar hangat.
3.      Hindari produk makanan Penghasil gas.
Bagi bayi umur 6 bulan ke atas yang diberi susu formula, usahakan jeli memilih yang baik dan tidak kadaluarsa.

4.      Usahakan bayi ketika diberi ASI dan ketika digendong dengan posisi agak tegak, atau posisi perut dan kepala di atas dan posisi perut ke bawah, jangan dalam posisi berbaring. Hal Ini dilakukan untuk membantu melancarkan proses pencernaan bayi. 

Comments