Home » , , » Tips Mengobati Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Tips Mengobati Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Posted by ERWIN EDWAR

A.      Pengobatan Infeksi Saluran Kemih.
Jika Anda menderita infeksi saluran kemih (ISK), segera temui dokter agar pengobatan dengan antibiotik dapat secepatnya dilakukan.
Beberapa jenis antibiotik yang biasanya disarankan dokter :
1.       Ciprofloxacin,
2.       Levofloxacin.
3.       Trimethoprim. 
Selain obat-obatan tersebut, jenis antibiotik lainnya yang bisa digunakan untuk mengatasi ISK adalah :
1.       Cephalexin.
2.       Azithromycin.
3.       Fosfomycin.
4.       Doxycycline.
5.       Ceftriaxone.
Selama infeksi tergolong ringan dan Anda tidak berisiko tinggi untuk mengalami komplikasi, perawatan di rumah sakit tidak diperlukan. Selain antibiotik, obat pereda rasa sakit, seperti Parasetamol, kadang-kadang diperlukan untuk menghilangkan rasa nyeri yang disebabkan ISK.
Selain dengan menggunakan obat-obatan dari dokter, penyembuhan ISK akan makin cepat berhasil jika ditunjang dengan langkah-langkah yang bisa Anda lakukan di rumah, di antaranya :
1.       Jangan tahan keinginan Anda untuk kencing karena dengan mengosongkan kandung kemih, Anda dapat mencegah bakteri untuk makin berkembang biak.
2.       Minum banyak air.
3.       Redakan nyeri dengan kompres hangat.
ISK yang tergolong ringan biasanya akan sembuh beberapa hari setelah pengobatan dimulai. Namun jika ISK tergolong parah, terutama hingga menimbulkan komplikasi, penderita perlu dirujuk ke rumah sakit.
B.      Mencegah ISK kambuh. 
Berikut ini adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah kambuhnya ISK :
1.       Selesai buang air besar maupun kecil, bersihkan dengan menggunakan tisu maupun air dari arah depan ke belakang.
2.       Minumlah banyak air karena dengan Anda sering kencing, maka bakteri akan terbuang dan sulit berkembang biak.
3.       Segera buang air kecil dan bersihkan organ intim Anda setelah berhubungan intim dengan pasangan.
4.       Hindari penggunaan alat kontrasepsi diafragma atau kondom berlapis spermisida.

5.       Gunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun. Hindari pemakaian pakaian dalam berbahan nilon dan pakaian yang ketat.


0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive

Total Pageviews