Home » , » Thailand sebagai Anggota ASEAN – IPS Terpadu SMP Kelas 8 Halaman 36 s/d 40

Thailand sebagai Anggota ASEAN – IPS Terpadu SMP Kelas 8 Halaman 36 s/d 40

Posted by ERWIN EDWAR


Thailand sebagai Anggota ASEAN – IPS Terpadu SMP Kelas 8 Halaman 36 s/d 40 

1.      Identitas Negara.

NO

THAILAND

1
Nama Resmi
Muang Thai atau Prathet Thai / Kerajaan
2
Ibu Kota
Bangkok
3
Luas
513.120 km2
4
Penduduk th 2015
65,1 Juta Jiwa
5
Bahasa
Thai (resmi), Inggris, Cina, Melayu, bahasa – bahasa suku
6
Agama
Buddha (resmi), Islam, Kristen, Animisme.
7
Pemerintahan
Kerajaan Konstitusional
8
Kepala Negara
Raja Bhumibool Adulyadej
9
Kepala Pemerintahan
Perdana Menteri, saat ini Prayuth Chan – Ocha
10
Satuan Mata Uang
Bath Thailand
11
Kota – Kota Penting
Bangkok, Thonburi, Nakon, Ratchasima, Ubonratcthami Chiangmai, Hat Yai
12
Lagu Kebangsaan
Pleng Chard Thai

2.      Keadaan Alam.
a.      Letak dan Batas.
Thailand terletak diantara 60 LU – 210 LU dan 970 BT – 1060 BT. Perbatasan negara diantaranya ;
1.      Sebelah Utara berbatasan dengan Myanmar dan Laos.
2.      Sebelah Barat berbatasan dengan Myanmar.
3.      Sebelah Timur berbatasan dengan Kamboja dan Laos.
4.      Sebelah Selatan berbatasan dengan Malaysia dan Teluk Thailand
b.       Iklim.
Thailand beriklim tropis dengan temperature rata – rata 26 C di musim hujan sekitar bulan januari. Adapun di awal musim kemarau sekitar bulan Juli suhu rata – rata 280 C. Di bagian utara udaranya lebih dingin dengan curah hujan lebih besar dibandingkan bagian lainnya yaitu 1500 mm tiap tahun. Musim kering di bagian timur terjadi pada bulan November – februari yang dipengaruhi angina dari daratan Tiongkok.
Daerah bagian selatan mengalami musim hujan pada bulan Mei – Oktober yang mendapat pengaruh dari angina muson Samudra Hindia. Adapun pada musim panas, kondisi paling kering terjadi pada bulan Februari – Mei.
c.       Bentang Alam.
Jarak terjauh utara – selatannya sekitar 1500 km dan jarak terjauh timur baratnya 800 km. Topografinya berupa permukaan tanah yang dilewati aliran sungai – sungai yang berliku – liku di bagian tengah, dataran tinggi di timur laut, hutan dan pegunungan serta bukit – bukit. Daerah yang menjadi pusat kegiatan atau jantungnya negara Thailand pada dasarnya berupa dataran rendah di daerah aliran Sungai Chao Phraya. Daerah ini paling subur dengan irigasi serta kanal yang baik. Kota Bangkok berada di dataran rendah ini. Di Thailand bagian utara terbentang barisan pegunungan dengan ketinggian rata – rata 1.200 m diatas permukaan laut, yang ditengah – tengahnya terdapat Lembah Ping, Lembah wang, Lembah Yom dan Sungai Nan. Sebagian besar daerah pegunungan ini diliputi hutan hujan tropis yang banyak menghasilkan kayu – kayu yang memiliki nilai jual tinggi, seperti kayu jati. Namun, akhir – akhir ini, hutan – hutan tersebut semakin berkurang seiring dengan semakin maraknya penebangan secara liar oleh masyarakat. daerah Doi Inthanon yang memiliki ketinggian 2.595 mdpl merupakan daerah tertinggi, yang terletak di barat laut Thailand.
Wilayah timur laut Thailand terdiri dari dataran tinggi yang disebut dataran tinggi Khorat dengan ketinggian rata – rata 200 m. Tanah di daerah ini kurang subur, berpasir dan jarang turun hujan, kecuali pada saat musim hujan dari bulan Juni sampai Oktober. Daerah ini jarang memiliki daerah pertanian, karena selain faktor kesuburan tanah dan kurangnya curah hujan, banyak wilayahnya berupa padang rumput dan semak belukar. Wilayah timur laut ini merupakan wilayah yang pembangunannya lambat dan kurang dikenal.
Sepanjang bagian selatan dari timur laut Thailand sampai bagian timur laut Thailand dibatasi garis pantai timur. Secara administrative, wilayah ini berdiri sendiri, tetapi secara geografis, memang masuk dalam wilayah timur Laut Thailand. Wilayah ini terkenal sebagai wilayah terkaya kedua setelah wilayah pusat dataran rendah Thailand.
Sebagian wilayah selatan Thailand masuk dalam gugusan Pegunungan Malaya (malay peninsula), dengan toografi berupa pegunungan dengan tanah teras. Wilayah ini sedang dikembangkan sebagai daerah pariwisata. Wilayah ini juga menghasilkan kekayaan alam yang paling penting yaitu timah dan karet. Pegunungan yang penting di Thailand adalah :
1.      Doi Inthanon : 2.595 m.
2.      Doi Pha Ham Pok : 2.297 m.
3.      Doi Luang : 2.195 m.
4.      Doi Suthep : 2.185 m.
5.      Doi Pha Chao : 2.024 m
Sedangkan sungai yang paling penting di Thailand yaitu : 
a.       di barat daya : Chao Phraya (365 km) dan Pasak (513 km).
b.      Di timur laut : Mekong (4335 km, hanya sebagian di Thailand), Chi (442 Km), Mun (673 km).
c.       Di utara : Ping (590 km), Wang (335 Km), Yom (555 km), Nan (672 Km).
d.      Di barat dan Selatan : Maeklong (140 km), Petchburi (170 km), Tapi (214 km), Pattani (165 km).
3.      Penduduk.
Penduduk Thailand berjumlah 65,1 juta jiwa (2015), dengan pertumbuhan 0 %. Sebagian besar (75 %) berasal dari suku bangsa Thai. Sisanya orang – orang Tiongkok (14 %), Melayu dan Mongolia yang berkulit kuning (11 %). Pada tahun 2002 jumlah penduduk Thailand telah mencapai lebih dari 62 juta jiwa. Bahasa Siam atau Thai merupakan bahasa nasional. Penduduk Thailand kebanyakan memeluk agama Buddha (lebih dari 94%). Oleh karena itu, disana banyak ditemukan pagoda, yaitu tempat ibadah pemeluk agama Buddha. Hanya sebagian kecil penduduk dekat perbatasan Malaysia memeluk Islam dan beberapa agama yang lain tersebar di seluruh Thailand. Sama halnya dengan Indonesia, lebih dari 80 % penduduk Thailand bermata pencaharian sebagai petani.
4.      Perekonomian.
Seperti telah disebutkan diatas, perekonomian Thailand sangat bergantung pada bidang pertanian dengan beras dan karet sebagai komoditas utamanya. Selain itu juga dihasilkan kelapa, tembakau, sutera, kapas dan berbagai jenis tanaman dan buah – buahan. pertanian yang dilakukan telah mengalami usaha – usaha diversifikasi dan menerapkan teknologi.
Sektor pertambangan, peternakan dan hasil alam lainnya juga memberikan kontribusi yang cukup besar bagi devisa negara. Thailand telah mulai memasuki dunia industry yang lebih maju dibandingkan negara – negara di Asia tenggara lainnya. Hasil industry utamanya adalah semen, kertas dan gula. Industri perakitan kendaraan motor dan mobil sudah mengambil posisi yang strategis sebagai sumber devisa non migas.
Kerja keras pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana pariwisata disertai peningkatan pelayanan yang lebih baik turut mendongkrak perekonomian Thailand. Hingga saat ini, Thailand menjadi salah satu negara tujuan wisata di daerah tropis. Pantai Pattay merupakan salah satu tempat tujuan wisata di Thailand. Keramahan penduduk dan keunikan peninggalan sejarah dan kegiatan penduduknya menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia pariwisata.
5.      Sumber Daya Alam.
Thailand merupakan negara terbesar keempat penghasil timah di dunia. Selain timah, terdapat juga minyak bumi dan worfram sebagai hasil dari sumber daya alam barang tambang. padi adalah komoditas ekspor yang memberikan devisa cukup besar bagi negara. Selain itu, hasil pertanian yang banyak dihasilkan adalah jagung, ketela pohon, tembakau, kopra dan karet. Wilayah paling utara Thailand dijuluki sebagai Golden Triangle (Segitiga Emas) dan merupakan salah satu penghasil opium terbesar di dunia. Selain mengandalkan hasil pertambangan dan pertanian, peternakan juga banyak dikembangkan, seperti peternakan sapid an kerbau. Ikan hiu dan ikan gergaji merupakan hasil tangkapan dari perairan laut oleh kebanyakan nelayan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Thailand giat memberdayakan kekayaan dan keindahan alamnya melalui industry pariwisata. Pantai timur selain berkembang dengan baik sebagai pusat perindustrian, juga memiliki prasarana pariwisata yang lengkap. daerah ini terkenal sebagai penghasil buah durian dan manga, juga penghasil batu – batuan (batu delima dan batu safir).
Tambang Utamanya adalah Gas alam, tungsten, produk pertanian utama.
6.      Kerja Sama.
Hubungan kerja sama yang dijalin Thailand tidak hanya kerja sama bilateral dan regional dalam wadah ASEAN, tetapi juga aktif menjalin kerja sama ang lebih besar dengan cakupan negara yang lebih luas. Kerja sama yang dilakukan tidak semata – mata hanya dalam bidang ekonomi, seperti kegiatan ekspor dan impor, tetapi juga telah meningkat pada berbagai bidang kehidupan, seperti perdamaian dunia dengan turut mengirimkan pasukan bersenjata ke daerah – daerah konflik atas nama PBB. Keaktifan dalam kerja sama internasional ditunjukkan dengan mengikuti beberapa organisasi, seperti ASEAN, ADB, ASEM, ESCAP, FAO, IBRD, IDA, IFC, IMF, ILO, UNESCO, WHO, WIPO, APEC, dan lain – lain.
Kerjasama perdagangan Indonesia dan Thailand meliputi kegiatan ekspor dan impor. Thailand mengekspor beras, yute, gula dan kapuk, sedangkan Indonesia mengekspor kayu dan pesawat terbang.


0 komentar:

Post a Comment

Blog Archive

Total Pageviews